One Month Ago..
Sudah pas sebulan sejak dia meninggalkan saya dan dia sudah mendapat pengganti saya secepat itu. Entah kenapa saya sudah berusaha biasa saja,namun perasaan itu terus muncul,saya terus terbayang dia,setiap shalat saya,saya pun masih mendoakannya. Kenapa dia semudah itu mendapatkan pengganti saya,sementara saya hanya bisa stuck disini terus? L
Jujur setiap malam saya tidak bisa tidur hanya memikirkan dia yang sudah bahagia bersama orang lain,saya kangen dimana kita bahagia berdua L Saya sudah berusaha tidur,namun ujung2 nya saya hanya bisa terbayang semua kenangan saya,saya masih menyayangi dan mencintai nya.. Setiap saya mendengarkan lagu untuk menenangkan diri saya,saya malah terbayang dia kembali,karena semua playlist saya itu yang kami berdua suka juga..
Saya jujur selalu menangis setiap teman yang menanya ke saya “man lo putus? Kenapa? Kok bisa?” dada saya serasa terus sesak terbayang,menurut teman2 dekat saya,saya dan dia tak akan mungkin putus,dan begitu pun di benak saya begitu,dan tak di sangka,tepat tanggal 12 Juni kemaren worst day itu datang juga.. Saya merasa itu adalah mimpi belaka,sampai sekarang saya masih tidak bisa menyangka hal tersebut.. Why? L Ternyata memang benar kalo tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini..
Teman saya banyak yang sudah menyarankan saya,ngapain galau kalau dianya saja sudah punya yang baru,i tried i tried,but i can’t.. Too many memories.. Banyak juga yang menyarankan saya untuk saya agar bangkit lagi,tetapi bagaimana caranya? Bukan lebay,tapi saya hampir tak pernah senyum yang sebenernya setelah hari itu..
Ya Allah,semoga Engkau punya jalan terbaik untuk hamba dengan dia,dan semoga kami di pertemukan kembali dan bisa menjalin hubungan kasih kembali.. Berikan hamba jalan dan petunjuk agar hamba bisa kembali menjalin kasih dengan nya.. Sampai hari ini perasaan saya terhadapnya tidak pernah berubah,saya tetap menyayangi dan mencintainya,saya hanya berharap kalo orang bilang “kalo jodoh gak kemana kok”.
Kehidupan saya kembali ke kehidupan saya yang biasa,tanpa semangat,sepi dan seakan gak ada artinya.. Saya mau melakukan kegiatan yang biasanya saya lakukan,tapi setiap melakukan itu saya hanya terbayang sosoknya dia lagi..
Bagaimana caranya saya rela jika bukan saya lagi yang di ucapkan “i love you” “aku kangen kamu” “pengen deh rasanya di peluk kamu biar anget” “good morning” lalu bukan saya lagi yang merasakan kehangatan pelukannya,rasa hangat cinta nya yang masih bikin saya terbayang sampai sekarang.. Saya bukan lah lagi orang yang selalu ia sayangi sepenuh hati..
Saya sangat merasakan perbedaan saat saya hanya sekedar menjadi teman atau sahabat,ketika menjadi kekasih nya yang satu.. Saya merasakan kesetiaan yang mendalam dalam dirinya.. Jujur saya senang dan tidak menduga saat kemaren dia tiba2 whatsapp saya “selamat berbuka puasa ya J” entah saya yang ke geeran apa saya emang seneng banget..
Saya tidak minta yang lebih baik dan lebih cantik kok.. Saya hanya butuh dia disisi saya saja,menemani saya layaknya dulu.. Inget dulu selalu begadang karena saya baru kemalingan waktu itu.. Saya ingin sekali merasakan cinta nya lagi kepada saya Ya Allah..
"Green
Day - The Forgotten"
“Where in the world’s
the forgotten?
They’re lost inside your memory
You’re dragging on, your heart’s been broken
As we all go down in history
Where in the world did the time go?
It’s where your spirit seems to roam
Like losing faith to our abandon
Or an empty hallway from a broken home
Well don’t look away from the arms of a bad dream
Don’t look away, sometimes you’re better lost than to be seen
I don’t feel strange, it’s more like haunted
Another moment trapped in time
I can’t quite put my finger on it
But it’s like a child that was left behind
So where in the world’s the forgotten?
Like soldiers from a long lost war
We share the scars from our abandon
And what we remember becomes folklore
Well, don’t look away from the arms of a bad dream
Don’t look away, sometimes you’re better lost than to be seen
Don’t look away from the arms of a moment
Don’t look away from the arms of tomorrow
Don’t look away from the arms of a moment
Don’t look away from the arms of love
Well, don’t look away from the arms of a bad dream
Don’t look away, sometimes you’re better lost than to be seen
Don’t look away from the arms of a moment
Don’t look away from the arms of tomorrow
Don’t look away from the arms of a moment
Don’t look away from the arms of love”
"A
Thousand Years"
“Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave?
How can I love when I'm afraid to fall
But watching you stand alone?
All of my doubt suddenly goes away somehow
One step closer
I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more
Time stands still
Beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
What's standing in front of me
Every breath
Every hour has come to this
One step closer
I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more
And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
One step closer
One step closer
I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more
And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more”
Dua lagu tersebut entah kenapa selalu mengingatkan saya akan sosoknya yang setia kepada saya. Dimana dia tak ingin saya marah kepadanya,pinkie promies kepada saya agar saya tak meninggalkan dia. Saya masih ingat pelukan saat bilang jangan tinggalin kamu,bahkan sampai sekarang saya tak akan meninggalkan kamu walaupun kamu sudah milik orang lain.
Ya Allah,jika Engkau berkenan,hamba ingin sekali saja menjadi kekasih nya lagi,saya akan terima apa pun itu resiko nya,hamba ingin selamanya bersamanya,dalam pelukannya,dalam cinta,kasih dan kebahagiaannya,hamba ingin menjalani masa depan seperti yang pernah kita impikan dulu L